Selasa, 27 Mei 2014

Apakah Islam Itu Memperhatikan Kesehatan ???


Apakah Islam Itu Memperhatikan Kesehatan ???
      Agama Islam adalah agama yang diturunka oleh Allah SWT yang tersebut dalam al-Qur’an dan Hadits shahih (maqbul) berupa perintah-peritah dan larangan-laragan, serta petunjuk untuk kemaslahatan (kesejahteraan) hamba di dunia dan akhirat.
      Dari pengertian tersbut, kita ketahui bahwa agama islam itu di syari’atkan kepada manusia untuk kemaslahatan manusia itu sendiri.
Kemaslahatan itu meliputi :
a.       Kemaslahatan Agamanya
b.      Kemaslahatan diri Mausia
c.       Kemaslahatan Harta Kekayaannya
d.      Kemaslahatan Geerasi (keturunan) nya
      Mengenai kemaslahata manusia megenai ruhaiah dan jasmaniah :
Adapun kemaslahatan ruhaniah, meliputi keimanan, ketaqwaan, dan sikap hidup (akhlakul karimah). Sedangkan kemaslahatan jasmaniah, antara lain masalah kesehatan tubuh.
      Agama islam sangat mendorong manusia memelihara kesehatan jasmaniah dan ruhaniah tersebut. Caranya adalah denga menjaga agar ruhaniah dan jasmaniah tetap sehat dengan menjauhi hal-hal yang menimbulkan kerusakan.

Kesehatan Ruhaniah Itu Yang Bagaimana ???
      Agama Islam sangat memperhatikan kesehatan ruhaniah dengan cara memberi peringata kepada manusia aga meningkatkan iman dan taqwa, serta memelihaa akhlak yang baik. Menuut kriterianya, kesehatan ruhaiah (mental) itu ada 7, yang barangkali dapat kita jadikan pedoman, dan sebetulnya erat hubugannya denga iman dan taqwa. Kriteria yang demikian pada umumnya adalah :
(1)   Mental yang sehat adalah yang dapat mengadakan penyesuaian dega keadaan sekalipun kenyataan itu buruk.
-          Al-Baqarah : 216
كُتِبَ عَلَيْكُمُ الْقِتَالُ وَهُوَ كُرْهٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ ۖ وَعَسَىٰ أَنْ تُحِبُّوا شَيْئًا وَهُوَ شَرٌّ لَكُمْ ۗ وَاللَّهُ يَعْلَمُ وَأَنْتُمْ لَا تَعْلَمُونَ
Diwajibkan atas kamu berperang, padahal berperang itu adalah sesuatu yang kamu benci. Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.

-          An Nisa’ : 19
ا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لَا يَحِلُّ لَكُمْ أَنْ تَرِثُوا النِّسَاءَ كَرْهًا وَلَا تَعْضُلُوهُنَّ لِتَذْهَبُوا بِبَعْضِ مَا آَتَيْتُمُوهُنَّ إِلَّا أَنْ يَأْتِينَ بِفَاحِشَةٍ مُبَيِّنَةٍ وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ وَعَاشِرُوهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ فَإِنْ كَرِهْتُمُوهُنَّ فَعَسَى أَنْ تَكْرَهُوا شَيْئًا وَيَجْعَلَ اللَّهُ فِيهِ خَيْرًا كَثِيرًا (19)
Artinya:
19-Wahai orang-orang beriman, tidak halal bagi kalian mewariskan perempuan-perempuan dengan jalan paksa dan janganlah kalian menyulitkan mereka karena ingin mengambil sebagian dari apa yang telah kalian berikan kepada mereka kecuali apabila mereka melakukan perbuatan keji yang nyata. Dan pergaulilah mereka dengan cara yang baik. Jika kalian tidak menyukai mereka maka bisa jadi kalian membenci sesuatu padahal Allah menjadikan kebaikan yang banyak padanya.

(2)   Seseorang yang mempunyai mental sejahtera adalah seseorang yang puas akan hasil perjuangan.
-          At Taubah : 105
وَقُلِ اعْمَلُوا فَسَيَرَى اللَّهُ عَمَلَكُمْ وَرَسُولُهُ وَالْمُؤْمِنُونَ ۖ وَسَتُرَدُّونَ إِلَىٰ عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
Dan Katakanlah: "Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin akan melihat pekerjaanmu itu, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui akan yang ghaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.

-          Az-Zulzalah : 7&8
 فَمَنۡ يَّعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ خَيۡرًا يَّرَهٗ ؕ‏ ﴿۷﴾
Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya.(Az-Zulzalah ayat 7)
وَمَنۡ يَّعۡمَلۡ مِثۡقَالَ ذَرَّةٍ شَرًّا يَّرَهٗ‏ ﴿۸﴾
Dan barangsiapa yang mengerjakan kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya pula. (Az-Zulzalah ayat 8)
(3)   Jiwa yag sehat adalah jiwa yang dimiliki oleh orang yag suka memberi daripada meminta.
-          Al Mudatsir : 6
وَلا تَمْنُنْ تَسْتَكْثِرُ
Dan janganlah kamu memberi (dengan maksud) memperoleh (balasan) yang lebih banyak.(Al Mudatsir : 6)
(4)   Jiwa yang sehat adalah jiwa yang bebas dai asa tegag, cemas, dan tidak putus asa yang berkepanjangan.
-          Yusuf : 87
يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَيْأَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ ۖ إِنَّهُ لَا يَيْأَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ
Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".

(5)   Jiwa yang sehat adalah yang suka berhubungan denga orang lai dengan cara tolong menolong.
-          Al – Maidah : 2
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُحِلُّوا شَعَائِرَ اللَّهِ وَلَا الشَّهْرَ الْحَرَامَ وَلَا الْهَدْيَ وَلَا الْقَلَائِدَ وَلَا آمِّينَ الْبَيْتَ الْحَرَامَ يَبْتَغُونَ فَضْلًا مِنْ رَبِّهِمْ وَرِضْوَانًا ۚ وَإِذَا حَلَلْتُمْ فَاصْطَادُوا ۚ وَلَا يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ أَنْ صَدُّوكُمْ عَنِ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ أَنْ تَعْتَدُوا ۘ وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ ۖ وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ ۖ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu melanggar syi´ar-syi´ar Allah, dan jangan melanggar kehormatan bulan-bulan haram, jangan (mengganggu) binatang-binatang had-ya, dan binatang-binatang qalaa-id, dan jangan (pula) mengganggu orang-orang yang mengunjungi Baitullah sedang mereka mencari kurnia dan keridhaan dari Tuhannya dan apabila kamu telah menyelesaikan ibadah haji, maka bolehlah berburu. Dan janganlah sekali-kali kebencian(mu) kepada sesuatu kaum karena mereka menghalang-halangi kamu dari Masjidilharam, mendorongmu berbuat aniaya (kepada mereka). Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya.

(6)   Jiwa yag sehat apabila menerima kekecewaan dapat mejadikannya pelajaran (evaluasi)
-          Hasyr : 18
يا أَيُّهَا الَّذينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَ لْتَنْظُرْ نَفْسٌ ما قَدَّمَتْ لِغَدٍ وَ اتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ خَبيرٌ بِما تَعْمَلُونَ
Wahai orang-orang yang ber­iman! Takwalah kepada Allah dan hendaklah merenungkan se­tiap diri, apalah yang telah diper­buatnya untuk hari esok. Dan takwalah kepada Allah! Sesung­guhnya Allah itu Maha Menge­tahui apa jua pun yang kamu kerjakan.
(7)   Jiwa yang sehat adalah jiwa yang penuh kasih sayang. Sabda nabi Muhammad SAW mengingatkan pada kita bahwa kita bukan umat Muhammad SAW yang baik jika tidak mempunyai kasih sayang kepada anak-anak dan orang tua.
Bgaimaa Cara Memelihara Jasmaiah
      Dalam ragka mendapatkan kesehata jasmaniahsecara global, kita dianjurkan untuk menjaga kebersihan baik diri maupu lingkungan sesuai sabda nabi “Kebersihan Sebagian dari Iman”. (HR.Imam Muslim, Ahmad & Attirmiz).
      Yang ke-2 denga jalan makan secukupnya dan tidak berlebihan seperti firman Allah dalam surat Al-a’raf ayat 31
يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ 
Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan
      Ke-3 makan makaan yang halal / baik dan bergizi (halalan toyyiban).surat Al-maidah : 88
وَكُلُوا مِمَّا رَزَقَكُمُ اللَّهُ حَلَالًا طَيِّبًا ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي أَنْتُمْ بِهِ مُؤْمِنُونَ
Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rezekikan kepadamu, dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepada-Nya.

Obat Putus Asa & Stress
      Obat dalam al-Qur’an & hadits bukanlah obat untuk sekedar dibacakan kemudian dibaca / disuruh membaca ayat / hadits itu saja. Tetapi al-Qur’an dan hadits megandung obat bagi hati yang gundah. Maksudnya kalau kalau dibaca dengan dimasukan maksudnya dalam hati kemudian dilaksanakan petunjuk-petunjuk yang termaksud didalamnya.
      Seperti disebutkan dalam al-Qur’an dan hadits agar seseorag jangan beputus asa mendapatkan rahmat Allah, tentu saja bukan sekedar mengharap-harap tetap juga harus dengan usaha.
      Barag kali beberapa ayat da hadits dibawah ini kalau direnungkan dan difahami akan menjadikan obat / motivasi berusaha dan memohon rahmat Allah yang amat luas yang disediakan bagi orang-orang yang bear-benar taqwa.
-          Yusuf : 87
يَا بَنِيَّ اذْهَبُوا فَتَحَسَّسُوا مِنْ يُوسُفَ وَأَخِيهِ وَلَا تَيْئَسُوا مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِنَّهُ لَا يَيْئَسُ مِنْ رَوْحِ اللَّهِ إِلَّا الْقَوْمُ الْكَافِرُونَ (87)

Artinya:
Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".

-          Al A’raf :156
وَاكْتُبْ لَنَا فِي هَٰذِهِ الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ إِنَّا هُدْنَا إِلَيْكَ ۚ قَالَ عَذَابِي أُصِيبُ بِهِ مَنْ أَشَاءُ ۖ وَرَحْمَتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ ۚ فَسَأَكْتُبُهَا لِلَّذِينَ يَتَّقُونَ وَيُؤْتُونَ الزَّكَاةَ وَالَّذِينَ هُمْ بِآيَاتِنَا يُؤْمِنُونَ
Dan tetapkanlah untuk kami kebajikan di dunia ini dan di akhirat; sesungguhnya kami kembali (bertaubat) kepada Engkau. Allah berfirman: "Siksa-Ku akan Kutimpakan kepada siapa yang Aku kehendaki dan rahmat-Ku meliputi segala sesuatu. Maka akan Aku tetapkan rahmat-Ku untuk orang-orang yang bertakwa, yang menunaikan zakat dan orang-orang yang beriman kepada ayat-ayat Kami"

 Degan memahami makna yag terkandung dalam ayat dan hadits diatas tentu saja diikuti dengan semangat untuk berusaha, Insya Allah  rasa stress & utus asa sedikit demi sedikit  berkurang dengan izin & petunjuk Allah, sesuai dengan janji-janjinya  dalam Ayat terakhir surat al-Ankabut ayat 869

Sabtu, 22 Maret 2014

DIABETES MILITUS


selamat malam teman teman ku yang berbahaga.,., kali ini saya akan posting seputar diabetes militus.,., dan semoga bermanfaat bagi kalian ya.,.,.,???? ini dia postingannya

DIABETES MILITUS
A.      PENGERTIAN
                Yaitu penyakit yang di akibatkan karena kelebihan kadar gula dalam tubuh.
B.      Penyebab
-          Faktor keturunan
-          Faktor lingkungan
-          Faktor usia ( kekebalan terhadap insulin cenderung meningkat pada usia 65+ tahun)
-          Kegemukan
-          Riwayat keluarga
C.      Tanda dan Gejala
1.       Sering Buang Air kecil
2.       Sering Haus
3.       Sering Lapar
4.       Badan terasa lemas
5.       Penurunan berat bada
6.       Kesemutan pada kaki
7.       Gatal-gatal
8.       Luka yang sukar sembuh
9.       Pandangan kabur
10.   Lemah syahwat dan pembakaran dalam tubuh tidak normal
D.      Hal yang dilakukan setelah mederita DM
#. Olah raga terartur
#. Mengatur pola makan
#. Minum obat secara teratur
#. Periksa kadar gula teratur 1 bulan sekali